JANE AUSTEN


JANE AUSTEN

Pada
suatu hari saya curhat sama si Rose temanku. “Rose, gimana ya semenjak sibuk aku jadi  jarang nambah hafalan Qur’an. Paling-paling cuma ngulang aja"

Lalu
Rose jawab gini. “Nggak papalah Din. Ngulang hafalan Qur’an itu bagus. Daripada kamu ngulang matakuliah?”  Wkwkwkw. Lalu kita ketawa Si Rose bisa aja bikin aku ketawa.

Pada pagi itu saya habis mengantar Si Rose untuk menjilidkan novelnya. Novel tulisan Jane Ausitin. Saat itu si  Rose sempat bercerita tentang Jane Austin. Dari Si Rose inilah aku jadi tahu tentang Jane Austin. Dia adalah sastrawan barat. “Jane Austen itu keren Din. Dia sastrawan kelahiran tahun 1800 an, tapi sampai sekarang, karyanya masih laris dibaca orang”  Saat si Rose cerita, saya jadi teringat kalau pas jalan-jalan di Gramed, kadang suka lihat bukunya Jane Austin nangkring rapi di rak novel terjemahan. Salah satu novel yang saya lihat judulnya Pride and Prejudice. Tapi saya nggak nyangka kalau ternyata Jane Austin itu penulis  di era 1800 an. Kebetulan saya hobi nulis, karena yang dibicarain si Rose tentang kepenulisan, aku jadi tertarik untuk mendengarnya.

“Jane Austin itu bisa mengangkat tema-tema yang pada zamannya belum populer. Contohnya Jane Austin menceritakan seorang tokoh cewek yang dilamar oleh seorang lelaki yang kaya
, mapan dan berketurunan yang baik. Istilahnya lelaki idaman lah ya. Namun wanita itu pada awalnya menolak. Setelah wanita itu menolak, beberapa waktu kemudian sang wanita jadi mencintai laki-laki tersebut. Akhirnya mereka nikah. Pada zaman dahulu itu seorang wanita yang menolak pria bukanlah sesuatu yang biasa. Tapi Jane Austen sudah menuliskannya.

Novel Pride Prejudice, Jane Austen

Ada lagi Din, tema unik yang diangkat Jane Austen yang kuingat. Yaitu tentang peperangan. Dalam novelnya Jane Austen beropini, tentara memang diberi jaminan oleh negara. Seperti kecukupan materi. Namun seorang wanita juga harus membayar harga tersendiri ketika ia diperistri oleh seorang tentara. Contohnya ketika tentara itu harus ditugaskan di daerah konflik peperangan. Tentu istri yang ditinggalkannya akan merasa cemas. Bagaimana kalau suaminya nanti tewas disana, atau mungkin suaminya kembali dalam keadaan cacat. Meski materi yang diberikannya besar, tapi istri dari tentara juga harus menebusnya dengan hal yang besar pula”

Banyak kelebihan yang dimiliki Jane Austin Din. Salah satunya juga ketika kita membaca dialognya, Kita bisa membayangkan  bagaimana kata-kata itu bersuara pada benak kita.  Kalau kamu mau tahu kelebihan Jane Austin yang lain, coba lihat youtube what so great about Austin. Video itu memaparkan kelebihan Jane Austin, yang jelasin doktor dari Oxford. Aku juga nggak bakal tahu kalau nggak nyimak kelebihan-kelebihan itu dari guru Oxford itu

Ketika si
Rose bercerita tentang Jane Austin, kok mirip ya dengan apa yang saya rasakan terhadap Qur’an. Ketika saya menyimak tafsir Qur’an dari seorang ustad. Setelah diterangkan oleh seorang Ustad, disini lo bagian menarik Qur’an. Misal dengan kata kerja yang dibendakan itu menunjukkan bahwa hal itu akan terus berlangsung, sampai sekarang. Qur’an juga menceritakan  ilmu pengetahuan yang pada zamannya belum bisa dijangkau manusia. Seperti ketika Qur’an menceritakan terbentuknya alam semesta yang tadinya berasal dari satu zat yang memecah, ini mirip dengan teori Big Bang.

Semakin saya belajar Qur’an, banyak hal yang menakjubkan di dalam Qur’an. Dan hal-hal itu tidak bisa
saya dapatkan tanpa bantuan seseorang yang menguasai alat-alat untuk memahami Qur’an. Seperti bahasa arab dan hadist.

Obrolan ringan dengan Si Rose saat itu menyadarkanku akan sesuatu. Terkadang kita butuh  penjelasan dari orang yang faham untuk bisa membuat kita mengerti, bahwa yang dihadapan kita adalah sesuatu yang berharga.

MY SMALL TIPS

Pernah ngerasa bosan ketika ngafal Qur’an? Atau ngerasa jengkel karena  nggak bisa hafal-hafal, meski sudah seringkali diulang banyak kali. Ini ada beberapa tips dari saya ketika rasa bosan mulai melanda, Yaitu tinggalkan sebentar kegiatan menghafal. Kemudian balik lagi menghafalkan Qur’an.  Sepengalaman saya, ketika kita balik menghafal yang kedua kali, maka akan terasa lebih mudah.

Untuk sementara waktu, kita bisa hentikan dulu. Ibarat mencuci baju rasa bosan itu adalah noda yang membandel. Di ucek-ucek sampai capek tetep aja nggak ilang-ilang. Nah yang perlu kita lakukan, kita hentikan dulu nguceknya. Baju itu perlu didiamkan sebentar, kita perlu merendamnya. Menghafal Qur'an juga begitu, kita hentikan dulu sebentar kegiatan menghafalnya. Biar rasa bosannya itu luntur dulu. Meski kita menghentikan kegiatan menghafalnya tapi usahakan untuk  tidak menghentikan interaksi kita sama Qur’an.  Maka di sela-sela masa jeda tersebut bisa kita isi dengan beberapa hal berikut.

❶Dengerin murotal Favorit kita.
Coba keluar rumah. Bisa ke taman atau sawah. Atau di tempat yang banyak pohonnya. Lalu dengerin murotal. Dengerin murotal dengan saksamana.  Bisa murotal apa aja, nggak harus surat yang saat itu kita hafal. Lalu dengerin dengan khidmat.  Nggak usah di ingat-ingat, atau berusaha untuk ngafal. dinikmatin aja. Hal kayak gini juga cukup ampuh menghilangkan rasa bosan.


Sohib aku ada yang suka sekali ama Fatih seferagic. Dia asal Amerika. Suaranya Assoy. Masih muda, kelahiran tahun 95. Wajahnya ganteng ala-ala bule gitu. Sayangnya udah kawin. :D


 Kalau di Indonesia, sekarang ini juga lagi ngehit-ngehitnya Muzammil Hasballah.  Dia lulusan ITB.  Selain suaranya merdu, bacaannya bikin saya merinding.  Dia bisa membuat bacaan Qur'an bisa terdengar begitu khidmat.  Teman karib aku juga lagi suka mantengin instagramnya. Muzamil ini juga suka ngupload foto-foto yang bagus. Mungkin karena dia anak arsitektur kali ya, jadi visualnya bagus. Selain itu instagramnya juga suka upload foto yang berisikan AL Qur’an. Sohib aku  yang nge-fans sama dia, pernah cerita ke aku soal Muzammil. Katanya dia orang yang bisa memanfaatkan ketenarannya dengan membagikan hal yang bermanfaat. Ketika tahu suara emasnya telah mampu menarik perhatian publik, maka ia manfaatkan kesempatan itu dengan baik. Ia isi Instagramnya dengan konten-konten yang baik.

Btw  saya jadi ingat dengan Ust Solihun ketika ngajar di kelas Taskif. Ketika itu beliau nanya. Kalian tahu syaikh A, B, C, D..?” Kata ustadnya
Ketika Ustadz nanya begituan kita hening, kita nggak tahu siapa tuh orang-orang yang dimaksud.

eh ternyata orang-orang yang disebutkan ustadz tadi adalah para Qor’i. Lalu Ustadz nanya ke kita, “Kalian ini tahunya siapa?”

Saya otomatis menjawab, “Whitney Huston, Ed Sheran, Adele, Demi Lovato, Ariana Grande, haha...“  Tapi saya njawabnya dalam hati. Nggak beranilah. Nanti bisa turun mesin :D  Ternyata banyak para Qor’i yang suaranya enak yang belum kita ketahui. Ada yang bacanya lambat mendayu. Ada yang ritmenya cepat. Tergantung selera. Kalau saya suka bacaannya sa’ad Al Ghamidi.


❷Jadi Walking blogger.

 Usahakan yang di stalking  itu yang masih berkaitan dengan Qur’an. Atau yang islami. Selain blog bisa juga tumblr atau instagram. Biasanya media-media tersebut punya poto-poto, atau menyajikan suguhan visual yang menyegarkan mata. Ini beberapa yang saya simpen:




Source: pinterest.com


Source: pinterest.com
Islamic-quote.com



❸Nonton youtube/video yang membahas tentang Qur’an.
Ini salah satu video yang jadi Favorit saya:
“Qur’an weekly “dan “Get to know" Atau bagi yang suka animasi, komik atau gambar-gambar  saya sarankan buat buka Ilustrasi Nouman Ali. Bisa di search di youtube dengan key word  lustrasi Nouman Ali khan.  Alhamdulillah vidionya sudah lumayan banyak yang di transletkan oleh tim Nouman Ali khan Indonesia. That’s my Favorit chanel in Youtube. Karena Durasinya pendek. Antara 5-10 menit doang. Meski begitu video tersebut bisa membahas konten Qur’an dengan efektif. Kalau Qur’an Weekly, lebih menjelaskan konten AL Qur’an yang sesuai dengan life style kita di zaman sekarang. Meliputi sikap kita, adab kita dan hal-hal lain yang kontemporer. Kalau How get to know, membahas satu surat secara garis besarnya. Misal membahas tentang latar belakang kenapa ayat itu diturunkan. Sedangkan ilustrasi Nouman Ali Khan diambil dari potongan ceramah yang dianggap paling menarik. Lalu dibuat animasinya.

❹Baca tafsir.
 Ada surat-surat yang punya cerita seru, dibalik latar belakang turunya surat. Seperti Surat AL Buruj. Ternyata  punya history yang sangat  seru. Surat AL Buruj adalah perjuangan seorang bocah melawan kelaliman raja. Ceritanya lebih heroik daripada kisah Harry Potter ngelawan Voldemort. Dan Ending cerita surat AL Buruj lebih sedih daripada ceritanya film endless love.


❺Nulis di sosmed. Tulis sesuatu yang bekaitan tentang Qur’an. Entah bikin Quote dari Qur’an, entah nulis kajian tafsir yang membuat kita tersentuh. Atau menulis pengalaman kita tentang Qur’an. Men-non aktifkan mulut yang capek, lalu beraalih ngaktivin jari juga lumayan bisa merefresing. Selain untuk ajang refresing, kita juga sedang membagikan ilmu jairiyah.




Nah, inilah beberapa tips yang saya rangkum ketika rasa bosan melanda. Yaitu: 





Nah itulah beberapa Tips dari saya dalam melawan si Bosen.  Saran saya tetap ISI DENGAN KEGIATAN YANG MASIH BERKAITAN DENGAN Qur’an. Agar keberkahan Qur’an tetap mengalir.

 Sebenarnya masih ada banyak cara. Terserah kalian mau pakai cara yang mana. Mau salto, rol depan, atau senam aerobiuk juga boleh.  Terserahlah….,
 Asal jangan menyerah :D 


Terkadang untuk mengatasi rasa menyerah, kita hanya perlu mengambil jeda sejenak. Lalu kembali Fighting lagi :D